Hello Sumba English

Desa Adat Ratenggaro

Desa adat di pesisir Kodi dengan menara atap tertinggi di Sumba dan deretan kubur batu megalitik menghadap laut.

Desa Adat Ratenggaro, Sumba Barat Daya, Sumba
KabupatenSumba Barat Daya
JenisKampung adat
Waktu tempuh1,5–2 jam dari Bandara Tambolaka
Waktu terbaikSore, saat cahaya rendah dan udara tidak terik
MedanRingan — jalan aspal sampai lokasi

Apa yang membuatnya berbeda

Ratenggaro terletak di Desa Umbu Ngedo, Kecamatan Kodi, tepat di muara sungai yang bertemu laut. Yang membedakannya dari desa adat lain di Sumba adalah tinggi menara atapnya — mencapai sekitar 30 meter, tertinggi di antara rumah adat sepulau. Di halaman desa dan di sepanjang pantainya berdiri kubur batu megalitik yang usianya jauh melampaui rumah-rumah itu sendiri.

Kepercayaan Marapu

Bentuk rumah di Ratenggaro bukan pilihan estetika. Menara tinggi itu adalah tempat menyimpan benda pusaka dan sarana penghubung dengan leluhur dalam kepercayaan Marapu, yang masih dianut warga. Karena itu, bagian atas rumah tidak boleh dimasuki sembarang orang.

Aturan yang perlu diketahui

Masuk desa memerlukan izin dari tokoh kampung, biasanya disertai sirih pinang sebagai penghormatan. Ada bagian yang tidak boleh difoto dan waktu-waktu tertentu saat desa sedang berduka atau menggelar ritual, ketika kunjungan sebaiknya ditunda. Tiket wisata dan retribusi sudah termasuk dalam paket kami.

Waktu terbaik

Sore hari. Selain cahayanya lebih baik untuk foto, udara di pesisir Kodi cukup terik pada siang hari. Musim kemarau, sekitar Juli sampai Oktober, membuat jalan menuju lokasi lebih nyaman dilalui.

Destinasi lain di Sumba Barat Daya

WhatsApp